October 20104 min read

Tegakkan tubuhmu, cegah osteoporosis!

Seminggu lalu, saya menelpon mama papa untuk mengajak mereka berenang bareng2 di waterbom. Kebetulan, saya punya 8 tiket gratis yang berlaku hingga akhir bulan Oktober ini. Mereka bilang, tidak bisa hari Minggu ini (24 Okt 2010). Mereka mau ke Monas ikut program jalan Ayo Melangkah Bersama Anlene, dalam rangka memperingati Hari Osteoporosis sedunia yg jatuh pada 20 Oktober lalu. Saya jadi ingat pernah berjanji untuk mengajak anak-anak olahraga pagi di Monas bersama Oma-Opanya. Hey, saya pikir, kenapa tidak sekalian saja ya?

Ketika saya tanyakan pada Michelle, ia semangat sekali jawabnya: “MAUUUU!” Ia berulangkali bilang, “Michelle mau jalan-jalan ke Monas!” Bahkan ia yang paling sibuk menyiapkan sepeda, tas, dan baju ganti untuk dibawa. Saya jadi tambah semangat begitu tau, ternyata teman-teman di timeline twitter saya banyak juga yang ingin mengikuti acara itu. Terlihat dari ramainya tagar #10000langkah beberapa hari terakhir. Wah, asik… olahraga sekalian kopdar!

Maka tadi pagi, saya dan suami memboyong anak2 untuk berangkat jam 5:40 pagi. Saya sempat khawatir karena kemarin Michelle panas & batuk. Ajaibnya, mungkin karena excited, pagi tadi ia bangun dengan segar dan suhu tubuh normal. Ia langsung melompat bangun, ganti baju & pakai sepatu. Wow!

Setelah sempat berputar hingga ke Slipi dan TanahAbang karena bunderan Semanggi ke Sudirman ditutup, akhirnya kami tiba di Monas pukul 06:25. Parkir di IRTI, kamipun menyusuri Monas dengan udaranya yang segar. Entah berapa pawang hujan dikerahkan, sehingga cuaca benar-benar bersahabat saat acara berlangsung. Padahal sebelum dan sesudah acara, wilayah Monas dan sekitarnya hujan lho.

Sedang asyik berjalan, tiba-tiba wanita cantik memanggil. Itu @Chikastuff! Ahaha, lihat aja! Ternyata di sanalah temen2 twitter berkumpul. Selain Chika, ada @Maylaffayza, @Pitra, @PasarSapi, @Raravebles, @ArhamHaryadi, @CaturPW, trus… siapa lagi ya?? Ada juga @TikaBanget tapi saya tidak sempat ketemu. Sebelum beraksi, kita foto2 dulu dong pastinya. Langsung ditwitpic! :D

Sebelum lanjut beraksi, saya menukarkan dulu kupon seharga Rp25.000 dengan goodiebag hijau. Isinya ada topi, 2 botol air mineral, 1 roti, dan 1 kotak Anlene One A Day coklat kesukaan saya! Ada juga doorprize berhadiah motor dan peralatan elektronik. Ohya, sebelumnya kita juga dapat kaos hijau-putih bertuliskan: “Anlene, ahli nutrisi untuk tulang” (bagian depan) dan “Tegakkan tubuhmu, cegah osteoporosis” (bagian belakang).

Mendekati area panggung, saya melihat lautan manusia berbaju hijau-putih sedang berolahraga massal. Wuah, ramainya! Dari anak-anak hingga lansia, semua semangat mengikuti gerakan yg dipandu oleh instruktur senam dari atas panggung.

Selesai senam, barulah acara utama: jalan #10000langkah dari Monas ke Bunderan HI dan balik lagi ke Monas. Kami termasuk peserta paling buntut karena ban sepeda Michelle kempes, jadi terengah-engah juga mendorongnya. Agak ngeri juga ketika di beberapa ruas jalan, saat melihat ke belakang, ada bus-bus besar. Tapi untungnya, ada ratusan panitia siap siaga menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas. Jadi para peserta pun merasa aman dan bersemangat.

Karena anak-anak terlihat agak lelah (dan ortunya juga sih, hehe), kami memutuskan untuk berputar balik di Sarinah saja, tidak sampai ke Bundaran HI. Kebetulan ada tukang tambal ban dan kami mencoba memompa ban sepeda Michelle, tapi gagal karena katanya sepeda dewasa saja pernah meletus, huhuhu. Sambil menunggu rombongan dari HI datang, kami duduk di emperan. Beberapa ibu-ibu pun sempat jajan mi pangsit dan ketupat sayur dulu =D Melanjutkan perjalanan, banyak juga yang curang naik bus atau delman, hahaha. Lucunya di tengah jalan, ada tukang es goyang harga seribu yang langsung diserbu para peserta. Wuahhhh… saya sampai kehabisan!

Tiba lagi di panggung utama Monas, Indy Barends langsung menghibur para peserta dengan gaya khas kocaknya. Karena matahari sudah mulai terik dan tak ada tenda di depan panggung,  kamipun beranjak pergi ke taman. Dari kejauhan, kami mendengar suara merdu Afghan yg bernyanyi live di atas panggung. Sayang, kami tidak sempat mencoba cek massa tulang gratis untuk mendeteksi gejala osteoporosis yg disediakan Anlene. Padahal tampaknya suami perlu tuh, karena sering mengeluh sakit tulang belakang.

Kembali ke ajakan saya pada papa mama untuk berenang, mereka bilang minggu depan juga tidak bisa karena mau ikut acara bersepeda bersama di Senayan. Wah, banyak acara sekali oma opa ini! Di usianya yang ke-58, mama papa masih sangat aktif dan bugar. Selain rajin mengkonsumsi Anlene, mereka juga rutin senam 3x seminggu bersama klub senamnya di sebuah rumah sakit, dan bersepeda setidaknya seminggu sekali. Mama papa masih kuat lho mengangkat gallon & tabung gas besar, dan menggendong cucu.

Mama bilang,

“Mama cuma mensyukuri dan menjaga kesehatan yang diberikan Tuhan.”

Mama pula yang mendisiplinkan saya sedari kecil untuk rajin minum susu untuk pertumbuhan dan kesehatan tulang. Semasa sekolah, mama selalu membekali saya dengan roti dan sekotak susu. Saat saya sudah bekerja dan belum menikah, mama rajin membuatkan segelas susu Anlene untuk sarapan. Ternyata kebiasaan itu menurun ke keluarga kecil kami. Saya membekali Michelle tiap hari dengan sekotak susu, dan membuatkan suami sarapan susu berenergi. Semoga kebiasaan ini mampu memenuhi resolusi 50% kebutuhan kalsium dan ampuh mencegah kami dari resiko osteoporosis, yang mengintai 2 dari 5 orang di Indonesia!

Related posts