
➡️My story, lanjutan post sebelum ini ➡️
Alm. papaku juga pernah di PHK, karena restoran Jepang tempat beliau kerja tutup akibat bangkrut.
⏩
Waktu itu sekitar tahun 1990-1991, kakakku @rinakusuma_nayzay baru saja lulus SD dan mau masuk SMP.
⏩
Tidak ada pesangon yg memadai, jadi mama harus putar otak untuk membantu keuangan keluarga.
⏩
Konon, pernah uang belanja tinggal 60rb, harus beli sepatu wajib sekolah kk warna hitam 40rb.
⏩
Mama adalah ibu rumah tangga sejati. Tidak pernah kerja kantoran, tapi di rumah tetap menghasilkan.
⏩
Mama buka toko kelontong di rumah, jualan apa saja dari permen sampai minyak tanah.
⏩
Sejak papa di-PHK itu, mama nambah varian jualan baru: kerupuk gendar yg dititip ke warung2 yg lebih besar.
⏩
Aku dan kk bertugas bawain kerupuk ke warung2 tersebut dan mengambil uang hasil jualan hari itu.
⏩
Uang hasil jualan itu yang menolong perekonomian keluarga kami saat papa masih berusaha mencari pekerjaan kembali.
⏩
Kadang ketawa sendiri kalau ingat dulu aku sering malas2an melayani pembeli, habis lagi enak2 makan disuruh nuangin minyak tanah 😂
⏩
Padahal tanpa jualan, mungkin saja kakakku hanya tamatan SD dan aku bahkan tidak lulus SD…
⏩
Siapa sangka, sekarang kakakku sudah menamatkan S2 di Inggris hasil beasiswa. Dan aku pun tengah menyelesaikan S2 di Jakarta.
⏩
Kira2 setahun setelah di PHK papa baru dapat kerja lagi. Papa langsung memeluk mama dan anak2nya ketika pulang membawa kabar baik itu.
⏩
Tanpa disadari papa mama telah memberi contoh nyata, bahwa suami adalah kepala keluarga, istri adalah penolongnya.
⏩
Thank you so much untuk semua pengorbanan papa mama, kasihmu sungguh tak terhingga 🙏🏼
⏩
Singapura, 16 April 2017
Nuniek Tirta ~tissue mana tissue~
#nutstory #nutslyfe #nuniektirta