Setelah lelah jalan2 seharian di kota Banjarmasin kemarin, hari ini saya benar2 menikmati tentramnya hidup di pedesaan Kalimantan, sebelum berangkat pulang ke Jakarta. Hujan semalaman ditambah padamnya listrik seharian membuat saya memiliki banyak waktu luang untuk tidur, membaca, dan ngobrol.
Ketika hujan akhirnya berhenti, aku tak melewatkan kesempatan main2 ke sawah dan kebun yg sangat luas milik bulik & pa'lik. Tanah licin dan berkelok menjadi tantangan tersendiri untuk ditelusuri. Kayu panjang yang saya temukan di lahan, saya jadikan tongkat yg sangat berguna untuk menjaga keseimbangan. Bagai pasangan yg sabar & setia, tongkat kayu itu menjadi pegangan saat saya mulai goyah, dan mencegah saya jatuh saat mulai tergelincir.
Pukul 3 sore, pa'lik mengantar saya ke bandara menggunakan sepeda motor. Perjalanan menempuh waktu sekitar 1 jam, untung hujan sudah berhenti sama sekali. Sepanjang perjalanan saya menikmati pemandangan perkebunan karet, rumah-rumah panggung, hingga kota yg cukup ramai. Perubahan suasana selama 3 hari ini cukup mampu memberi pengalaman baru dalam hidup saya, bahwa Indonesia begitu luas dan kaya. Apapun yg kita butuhkan sebenarnya ada di negeri tercinta ini. Asalkan, kita mau mengusahakannya =)
