Saya punya ritual wajib akhir tahun : bersih2. Bukan, bukan bersih2 isi dompet alias belanja. Tapi bersih2 isi gudang dan lemari. Bukan suatu kewajiban/keharusan, tapi menjadi semacam kebutuhan.
Bagi saya, bebersih bukan kegiatan membosankan, tapi mengasyikkan. Saya begitu menikmatinya hingga tidak sadar sudah menghabiskan waktu seharian. Bebersih menjadi cara saya bermeditasi.
Kadang, saya tidak ingat memiliki sesuatu sampai saya menemukannya di balik tumpukan barang dalam gudang. Kadang, saya tidak sadar seberapa banyak benda yg saya miliki, atau berapa banyak benda yg sudah tak saya perlukan lagi. Sometimes we dont know what we’ve got til we explore it.
Seperti kemarin, saat saya membongkar isi lemari sepatu. Ada lebih dari 2 lusin pasang sendal/sepatu yg sudah usang/tidak muat lagi, yg hanya menuh2in lemari. Sepatu2 itu tidak langsung saya buang, tapi saya sortir untuk diberikan ke orang lain. Karena apa yg menurut kita tidak berguna (lagi) malah bisa jadi harta karun bagi orang lain :)
Setelah acara meditasi beberes selesai, ada bonus lagi: a feeling of accomplishment. Puas, senang, lega. Rasanya plong isi kamar. Jadi bisa diisi barang baru lagi kan, hehehe >:D
Sometimes we have to let go things that we thought we need but actually are not useful anymore, so there’s a space for us to welcome something new.And that applies to life, too. Selamat bebersih!