May 20192 min read

Aku suka meringis kalo ada yang komen or dm semacam, “aku kapaaan ya…

Aku suka meringis kalo ada yang komen or dm semacam, “aku kapaaan ya bisa ke sana, kayaknya ga mungkin deh”.

Atau, “aku cuma bisa iri and ngimpi aja lihat postingan liburannya, aku mah mana mampu liburan jauh ke sana”.

Errr… tau kan manusia udah ada yang sampai ke bulan? Selama destinasi masih di bumi, kenapa udah yakin ga bisa aja?

Aku bukan berasal dari keluarga kaya.

Papaku anak petani. Mamaku anak pekerja tambang timah. Mereka berjodoh saat sama2 jadi pelayan restoran.

Suamiku bukan anak konglomerat. Papanya juga anak petani. Mamanya anak guru. Mereka berjodoh saat kuliah.

Aku dan suami memulai rumah tangga dari 0,5. Angka 5 di belakang koma itu modal dari mertua hasil amplop nikah.

Kami berjuang bareng2 dari bawah. Dari gaji UMR buat menghidupi keluarga. Jatuh bangun menata keuangan sama2.

Tapi nggak pernah sekalipun aku minder, merasa nggak bakal mampu beli ini itu atau liburan ke sana sini suatu hari nanti.

Never.

Kenapa mengkerdilkan mimpi sendiri? Kenapa meragukan kemampuan diri sendiri? Kenapa harus merasa ngga pantas?

The truth is: I deserve it. And you deserve it too. So please stop self-sabotage yourself.

Promise to yourself that you’re gonna have it or be there too, whatever or whenever your dream is.

Janji?

#nutsays #nutslyfe #nutstyle #nutstrip #nutsgreece #mykonos #greece #dream
https://www.instagram.com/p/ByFb5-bhYX6/?igshid=1o4d7ryhs6su