
Katanya sih, kalau cinta ngga butuh penjelasan. Menurutku, artikulasi mengapa kita cinta pada pasangan itu tetap perlu.
Supaya kalo lagi susah, bisa bikin kita bertahan lebih lama. Kalau lagi senang, bisa bikin kita lebih bersyukur lagi.
Yang membuatku jatuh cinta pada @nataliardianto awalnya adalah karena sesuai dengan tiga kriteria calon suami yaitu pintar, dewasa, anak pertama.
Tiga kriteria itu sudah aku tetapkan sejak usia 18 tahun, jauh sebelum aku kenal suami di dunia maya ataupun nyata.
Kenapa harus pintar? Karena justru itu letak daya tarik yang bikin aku melirik lawan jenis. Belakangan aku baru tau, itu ada namanya: sapiosexual ☺️
Kenapa harus dewasa? Karena aku ngga tahan cowok childish dan pasti dia ngga akan tahan juga sama aku yang moody 😂
Kenapa harus anak pertama? Sebenernya yg dicari adalah jiwa pemimpinnya sih. Kupikir kalau anak pertama at least udah ada pengalamanlah ya memimpin adik(2)nya 😊
Seiring berjalannya waktu, aku menyadari satu aspek sangat penting yang bikin aku makin jatuh hati pada suami: his growth mindset.
Kemauannya untuk terus berkembang dan improve dalam segala hal, bikin dia bisa sampai ke titik saat ini dan aku percaya he would aim much more in the future with me 💚
Happy anniversary, my love 😍 Let’s grow wiser, live healthier, get wealthier, as I believe we could aim much more together 💚
🗓 20 May 2019
📸 @santorinidress
📍 Oia, Santorini, Greece
#nutsluv #nutstyle #nutsays #therealmarriagelife #trml #luv #husbandandwife #love (at Oia, Santorin Grece.)
https://www.instagram.com/p/Cd5Xoz0hDwc/?igshid=NGJjMDIxMWI=