
Di rumah Jakarta, salah satu kekurangannya: tak ada ruang memandang langsung cakrawala.
Hampir sekeliling rumah terhalang pohon dan dinding tetangga. Meski nggak terlalu dempet, tetap tak bisa menikmati langit sunrise dan sunset.
Dulu bilang sama suami, next house kita yang ada rooftop atau balkonnya ya, biar aku bisa puas memandang langit dan awan.
A few years later, we bought this Bali home. No it doesn’t have a rooftop nor balcony.
But look at the view!
I mean, it’s even much better than a rooftop or balcony. I can enjoy this sky view all day long 💚
Tiap pagi buka jendela, pemandangan langit matahari terbit di kanan, kicauan burung berpadu dengan kokok ayam bersahut-sahutan.
Selama ada matahari, ngga perlu lampu sama sekali karena terang benderang sepanjang hari.
Lalu menjelang senja, menikmati langit di kala matahari terbenam di sisi kiri, sambil membuka pintu lebar-lebar.
Tanpa kepanasan karena bisa pasang AC kapan saja. Bisa juga buka kaca jendela jika ingin nikmati angin sepoi sepoi dari luar.
Bonus untaian bougeville dan bunga kamboja yang bersemi sepanjang masa flower 🌺 🌸
#nutshome #nutslyfe (at Nusa Dua, Bali)
https://www.instagram.com/p/CTYvFYGBjES/?utm_medium=tumblr