May 20212 min read

GIMANA CARA CEPAT KAYA?

GIMANA CARA CEPAT KAYA?

Followers dan pembaca blog aku dan @nataliardianto dari jaman dulu (FYI kami ngeblog sejak 20 tahun lalu 😂), mungkin paham gimana perjuanganku dan suami bisa sampai ke titik ini 😅

Untuk followers baru yang masih penasaran, ada kabar buruk dan kabar baik buat kalian. Mau yang mana duluan? 🤔

Oke, kabar buruknya: kami juga ngga tau gimana cara cepat kaya. Pertama, cepat atau lambat itu relatif; menurut ukuran siapa? Kedua, kaya itu yang bagaimana? Apa ukurannya & menurut siapa?

Kabar baiknya adalah: kami bisa kasitau cara kami keluar dari “rat race cycle” alias siklus balap tikus yg dipopulerkan oleh Robert Kiyosaki untuk menggambarkan orang2 yg terjebak rutinitas 9-5 untuk bertahan hidup dari gajian.

Jawabannya adalah: SAHAM.

Ada 2 cara yang kami lakukan.

Cara pertama, kami menginvestasikan waktu, pikiran, tenaga, usaha, untuk membangun perusahaan dari 0 dan memiliki sahamnya. Ketika perusahaan berkembang, kita bisa menjual atau melepas saham tersebut dengan 💵 💰

Berapa cepat? Sangat tergantung kemampuan mengembangkannya dan banyak sekali faktor lainnya. Tidak ada jaminan sukses dalam membangun perusahaan, buanyak sekali yang gagal.

In our case, it took hubby 9 years from building his FIRST company to finally exit his THIRD company and sufficient enough to cover lifetime “salary” and get out from “rat race cycle”.

Cara kedua, ini yang kami ajarkan pada kedua anak kami sedini mungkin, adalah berinvestasi di bursa saham, yaitu membeli saham perusahaan terbuka (Tbk.).

Anak kedua kami mulai belajar saham di awal pandemi ketika usianya 12 tahun dan menemukan passion di sana. Bahkan saat ujian masih sempat2nya trading dan untung besar dalam beberapa menit 😂

Terlihat cepat & mudah? Oh percayalah, mamanya ini udah TIGA KALI ikut kelas saham resmi di Bursa Efek Indonesia dan masih ngga mudeng2 blasss. Makanya aku investasi di bursa saham untuk jangka panjang aja, ngga sanggup trading harian kayak anakku 😅

Intinya, semua keberhasilan butuh proses. Ada proses belajar, lakukan, gagal, belajar lagi, ulang lagi, dengan bekal pelajaran dari kegagalan. Jangan maunya serba cepat dan instan. Mie instan aja butuh proses buat masaknya 😉
https://www.instagram.com/p/CO4c0S3Bqub/?igshid=10mt72eei186g