Selama ini saya cuek sekali soal perawatan gigi. Boro-boro ke dokter gigi cuma untuk periksa, wong pasang kawat gigi aja baru terlaksana setelah 7 tahun menunda-nunda :D Yang penting rajin sikat gigi minimal 2x sehari, menurut saya sudah cukup. Saat gigi terasa ngilu saat makan yang asam, manis dan dingin2, saya cuek saja. Toh, paling semua orang juga mengalaminya kan? Ya dihindari aja pemicunya, begitu pikir saya.
Tapi ketika gigi ngilu makin terasa menyiksa, saya mulai mempertanyakan: ini normal nggak sih? Saya kan jadi malas sikat gigi berlama-lama, akibatnya merembet kemana-mana deh: plak menumpuk, muncul karang gigi, dan sariawan melulu. Selidik punya selidik, tanya mbah google dan telp bu dokter, ternyata jawabannya sama: itu tandanya gigi saya sensitif. Duh, saya kira cuma hati saja yang bisa sensitif… #eaaa
Mulailah saya mencari tau bagaimana mengatasi gigi sensitif dengan cepat. Habis, gigi ngilu itu nggak kenal waktu. Kalau kumat pas lagi di rumah atau kantor kan, bisa sikat gigi dengan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. Lha kalo lagi di jalan, apalagi di tengah kemacetan?
Eh pas banget, beberapa waktu lalu saya baca di media tentang Sensodyne Rapid Relief. Dari sana saya baru tau, ternyata selain berfungsi sebagai pasta gigi, Sensodyne Rapid Relief ini sesuai namanya juga bisa meredakan ngilu hanya dengan mengoleskannya di bagian gigi yang sensitif! Itu karena kandungan strontium asetat terbukti secara klinis merupakan bahan aktif yang secara cepat dan efektif membantu mengurangi rasa sakit pada gigi sensitif.
Langsunglah saya coba. Dan ternyata bener lho, setelah dioleskan, beberapa menit kemudian ngilunya langsung hilang! Ampuh beneeeerrrr… Senangnya!! Apalagi kemasan 25 gram (harga Rp5.900) yang imut-imut pas untuk tas saya yang imut-imut juga seperti orangnya, hehehe… Dan yang besar 120 gram (harga Rp24.000) standby di mobil saya untuk jaga-jaga :)
Sakit gigi itu mirip-mirip sakit hati. Daripada diabaikan tapi kumat lagi kumat lagi, kenapa juga nggak diatasi dengan berani? ;)