September 20192 min read

TRANSIT 🚌 Sore ini kembali menelusuri Tangerang - Jakarta menggunakan…

TRANSIT
🚌
Sore ini kembali menelusuri Tangerang - Jakarta menggunakan armada Trans Jakarta. Menempuh perjalanan selama 2 jam, aku menikmatinya. Mendengarkan audio book Delivering Happiness by Tony Hsieh sepanjang perjalanan, membuat waktuku tidak sia-sia.
🚌
Dan ini yang paling kusuka: ruang kontemplasi yang ditrigger dari pengamatan sekitar.
🚌
Sepanjang perjalanan, aku mengamati para penumpang. Ada yang sibuk main hp, ada yang tertidur, ada yang bengong, ada yang ngobrol, hanya sedikit yang membaca. Tak banyak wajah ceria; yang paling banyak adalah wajah2 kelelahan.
🚌
And it makes me think…
🚌
Mungkin, perjalanan ini menyenangkan buatku karena aku punya priviledge untuk menjalaninya sementara saja. Aku punya pilihan untuk tidak melalui perjalanan panjang ini setiap hari. And at the end of the trip, I’ll be back to my private car driven by my husband.
🚌
But not everyone as priviledged as me…
🚌
Mungkin, bagi wajah2 lelah itu… perjalanan ini melelahkan karena mereka tidak tahu sampai kapan menjalaninya. Mungkin mereka tidak punya pilihan selain melakukannya setiap hari. And at the end of the trip, maybe they would still have to face another struggle.
🚌
But it makes me wonder…
🚌
How if, they switch the thought of the trip merely as a transit? That this trip is just temporary. That they don’t have to do it, but just love to do it. Would it help them to see this trip differently, feel differently?
🚌
Buat kamu, yang merasa bagian dari wajah-wajah lelah itu…
🚌
Kalau hari ini, nanti dan esok hari kamu kembali melewati jalan seperti pada foto ini, tersenyumlah. Ingatlah bahwa hidup ini pun hanya transit. Perjalanan sementara dari pemberhentian yang sesungguhnya.
🚌
And at the end of our time, we would thank God for the living and thank ourselves for doing and being our best.
🚌
Hugs & Love,
@nuniektirta
23 Sept 2019
🚌
#nutstory #nutsthought #nutslyfe
https://www.instagram.com/p/B2wAJd6h0Fj/?igshid=ixdtl2glogd0