December 20182 min read

Pulang ibadah kebaktian dan makan malam, baru tahu ada tetangga yang meninggal

Pulang ibadah kebaktian dan makan malam, baru tahu ada tetangga yang meninggal. Sampai rumah langsung ganti baju hitam, melayat dan ikut tausiyah.
.
Uniknya, baik pak pendeta maupun pak ulama, bicara topik yang sama: anxiety and anger (rasa khawatir dan amarah). Konteksnya, khotbah pendeta tentang pertobatan, sedangkan tausiyah ulama tentang menyikapi duka cita.
.
Tentang anxiety, pendeta memberikan surat Filipi 4 ayat 6: “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.”
.
Sedangkan pak ulama memberikan QS. Ali Imran: 134): “(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”
.
Sedangkan soal amarah, pendeta berkata: “boleh marah, tetapi jangan memelihara amarah.” Dan pak ulama berkata: “marah itu wajar, yang ngga wajar kalau marah berlebihan”. Nggak janjian tapi senada!
.
Terima kasih Tuhan untuk pencerahan hari ini melalui bapak pendeta dan ulama. Semoga kita semua diberi khidmat syukur, dijauhkan dari khawatir dan amarah. Happy Sunday, GBU all ❤️
.
PS: foto yang pertama dari google karena tadi ga ada foto yang proper 😁 Dan mencatatnya di buku Pak @josefbataona karena tadi gak bawa buku agenda 😅
.
#nutstory #nutsinfo #nutsays #nutslyfe (at GKI Pondok Indah)
https://www.instagram.com/p/Brc8VQIgIId/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1x1ngul0qhrnz