Memang hidup di dunia digital ini berkah krn semua serba terkoneksi, tapi juga bisa jadi musibah bagi yg nggak punya kontrol diri.
Salah seorang temen pernah curhat, pasangannya hobi banget tebar love and likes ke lawan jenis tapi ke dia (pasangannya sendiri) jarang abis.
Temen gw itu ga pernah mau negor karena selain gengsi, dia pikir ga penting banget gituan aja dibahas, paling jadinya dituduh cemburuan.
Mungkin karena dipikir ga ada yang salah, pasangannya itu makin berani. Karena sering ngasih likes and love, orang yg dituju jg makin tersanjung.
Dari love & likes, meningkat ke komen2, lanjut ke inbox, dan yah sudah bisa ditebak, saling flirting. Terjadilah affair. Klasik abis.
Belakangan, temen gw datang lagi membawa kabar sedih: dia sudah nggak tahan lagi dengan kelakuan pasangannya dan menggugat cerai.
Satu hal yang dia sayangkan: “Gue nyesel gak pernah negor dia dari dulu. Pake acara gengsi segala lagi. Padahal tugas gue juga buat ingetin”
Setelah semuanya serba terlanjur, dia baru sadar pentingnya kontrol dari dia sebagai pasangan, terutama krn pasangannya ga bisa ngontrol diri.
Percaya pasangan itu penting, tapi bukan berarti lepas kunci gitu aja. Jangan kira pasanganmu orang suci yang gak bakal kena umpan godaan.
Kitanya juga mesti mikir lagi kalo mau tebar likes & love sana sini. Sebelum nyiremin rumput tetangga, coba cek dulu rumput halaman subur nggak.
Minggu, 11 September 2016
Nuniek Tirta
#foodforthoughts #selfnote – Read on Path.