Menjawab pertanyaan seorang teman di Facebook.. Yang akan saya lakukan kalau saya adalah CEO Blue Bird Group sekarang: 1. Meminta maaf kepada seluruh warga Jakarta atas kericuhan yang terjadi di jalan raya kemarin. Mau terbukti atau tidak terbukti bahwa pelaku adalah karyawan Blue Bird, saya akan pasang badan supaya karyawan saya tidak dihujat semua orang sehingga merugikan karyawan lain yang tidak berbuat salah apapun. Minta maaf dulu. Nggak usah defensif. Apalagi balik menuduh pihak2 lain. Itu nggak simpatik sama sekali dan nggak akan memenangkan hati stakeholder. 2. Menghimbau dan menentramkan hati seluruh karyawannya untuk stop kekerasan, vandalisme dan anarki apapun itu bentuknya. Ingatkan mereka untuk tetap memegang teguh nilai2 luhur perusahaan selama ini, seperti keramahan dan kejujuran. Beri emotional touch bahwa ada keluarga yang menanti di rumah. Persis seperti yang Nadiem Makarim komandokan kepada seluruh pasukan GO-JEKnya kemarin. 3. Tidak akan terburu2 “menyogok” pelanggan dengan tarif gratis dengan harapan bisa mendapatkan simpati dan mengembalikan kepercayaan secara instan. Ini justru jadi backfire dengan cost yang lebih besar. Terbukti sentimen negatif hadir dalam bentuk hashtag #percumagratis di trending topic twitter. Ibaratnya pacar lagi marah besar, ya minta maaf dululah, jangan langsung disogok gratisan. Emangnya eike perempuan apaan.. #eh 4. Poin keempat dan selanjutnya silakan Blue Bird Group kontak saya untuk jasa PR Crisis Management consultant, hahahaha… 😄😄😄 – Read on Path.
March 20162 min read