Aku dan Internet
Jika ada yang bertanya apa arti internet bagiku, aku akan menjawab: “Internet adalah sahabatku.”
Terdengar berlebihan? Mungkin ya. Tapi sebenarnya tidak juga. Simak saja betapa internet telah menjelma jadi bermacam peran dalam kehidupanku…
Internet adalah sahabatku yang paling gaul. Sejak aku masih single, ia telah mengenalkanku kepada begitu banyak teman baru. Ia membuatku terpana dengan begitu luas dunianya. Ia membuat kehidupan sosialku jauh lebih berwarna dibanding sebelumnya.
Pertama, ia memperkenalkanku pada email, sebuah sarana berkirim surat kilat tanpa perangko. Berlanjut ke mailing list, di mana aku dapat memperoleh pengetahuan sesuai minatku. Tahun 1998, ia memperkenalkanku pada MIRC. Sebuah sarana chatting yang sedang in di penghujung abad 20. Di sana aku mengenal dan dikenal oleh banyak orang, yang kemudian menjadi teman2ku di dunia nyata. Pada Januari 2001 ia memperkenalkanku pada blogger.com, yang membuat aku leluasa berbagi cerita dan berita. Lewat blog, aku mendapat banyak sekali sahabat-sahabat baru yang belum pernah aku temui di dunia nyata namun terasa seperti kawan lama berkat tulisan dalam blog mereka. Berawal dari keinginan menyatukan kawan-kawan di dunia maya, akupun membuat mailing list Blogbugs pada 23 Mei 2002, yang kemudian berkembang menjadi komunitas blogger Indonesia terbesar di tahun 2002-2004 dengan lebih dari 1000 anggota. Sayang, kesibukan masing-masing pengurus dan anggotanya membuat komunitas itu mati suri hingga saat ini. Mungkin juga karena pamor blog pada saat itu sedang menurun karena populernya Friendster di Indonesia sejak diluncurkan pada 22 Maret 2003. Namun ternyata pamor Friendster pun anjlok ketika para netter beralih ke Facebook yang dirilis pada 4 Februari 2004. Disusul oleh kemunculan Twitter pada tahun 2006, yang masih populer di tahun 2008 ini. Berkat Facebook, aku dipertemukan kembali oleh kawan-kawan lama semasa SD, SMP, SMA, hingga kuliah. Yang paling berkesan terakhir ini ialah ketika teman-teman SMP mengadakan reuni, kami berkumpul kembali setelah 15 tahun berpisah! Setelah itupun kami masih tetap bisa bersilaturahmi melalui Facebook.
Internet adalah mak comblangku. Ia mempertemukanku pada jodohku! Melalui blog kami berkenalan di tahun 2002. Tahun 2003 kami dipertemukan kembali pada saat komunitas Blogbugs mengadakan acara ulang tahun pertama di Puncak, yang dihadiri 60 blogger dari berbagai daerah. Wisma Coolibah membawa kisah, tercatat ada 4 pasang blogger yang melakukan pendekatan, termasuk kami. Pada tahun yang sama kami jadian, 2 tahun kemudian tunangan, dan pada tahun 2006 melangsungkan pernikahan. Kini kami telah diberkati Tuhan dengan 2 orang putri yang lucu-lucu.
Internet adalah headhunterku. Ia membuatku tak perlu bersusah payah melamar pekerjaan melalui surat lamaran konvensional. Aku cukup mendaftar di website atau mailing-list pencari kerja, dan voila! Begitu banyak tawaran datang, tinggal aku pilih sesuai minatku. Beruntung, akupun tidak pernah kesulitan mencari pekerjaan yang aku inginkan.
Internet adalah partner kerjaku. Ketika aku menjadi wanita karir, ia mempermudah pekerjaan kantorku, sehingga aku dapat lebih cepat bertemu dengan anak-anak yang telah menunggu di rumah. Mulai dari memesan tiket pesawat, mengirim dokumen penting, berkomunikasi dengan kolega di luar negeri, semua aku lakukan melalui internet.
Internet adalah penasihat pribadiku. Ketika aku bingung menghadapi perkembangan anak-anak, atau kesehatan mereka yang naik turun, atau masalah dalam rumah tangga, hingga resep masakan dan takaran obat, internet adalah tempatku bertanya dan selalu memiliki jawabannya. Tinggal lempar pertanyaan di mailing list terkait, atau search saja di Google. Beres!
Internet adalah partner bisnis terbaikku. Ia membukakan jalan untuk mencari uang halal dengan cara yang relatif mudah. Ketika tidak sengaja menemukan baju hamil lucu, aku iseng memasarkannnya di mailing list kehamilan. Ternyata sambutannya luar biasa! Kegiatan iseng-iseng itupun berkembang menjadi bisnis yang amat menggiurkan. Aku mengembangkannya menjadi butik online baju hamil dan menyusui HamilCantik.com dengan omset lumayan. Kini aku telah memiliki karyawan, dapat bekerja dari rumah sambil memantau perkembangan kedua buah hatiku. Pemasaran aku lakukan melalui google, facebook, dan website yang berkaitan dengan kehamilan & bayi. Pembeliku pun tinggal membuka website hamilcantik.com untuk memilih barang dan memesan, lalu melakukan pembayaran melalui internet banking. Semua serba praktis, hemat waktu dan biaya.
Internet adalah penunjuk jalanku. Setiap kali tersesat di kota manapun, aku tinggal buka saja aplikasi google maps, dan ia akan menunjukkanku jalan. Atau ketika aku bingung mencari suatu tempat di Jakarta dan Bandung, tinggal klik saja urbanesia.com dan muncullah deretan direktori berdasarkan kategori di layar komputer atau handphoneku. Sungguh praktis dan menyenangkan!
See? Betapa internet telah memberikanku begitu banyak kemudahan dalam menjalani hidup ini. Betapa ia telah menjelma menjadi sahabat terbaikku. Betapa aku sangat berterima kasih pada mereka yang telah memungkinkan terciptanya internet. Bagiku, internet adalah penemuan terhebat dan terdahsyat di abad ini!
UPDATE: Tulisan ini memenangkan lomba penulisan “Ibu dan Internet”. Berita lengkap klik di sini.





January 29th, 2010 at 5:54 pm
waaaaaah.. selamat mbak dapet Bold!
January 30th, 2010 at 4:42 pm
Ihiir.. selamat ya mb Nuniek.. dpt BB Bold, klo ga suka bwat aq aja hehe
February 5th, 2010 at 9:57 am
selamat ya mba… anda layak dpt BB
February 5th, 2010 at 4:51 pm
selamat ya ka nie..
boleh tuh bold-nya. hehe
February 5th, 2010 at 8:22 pm
thank you all..
eh, andri ini ponakanku yg di tangerang bukan ya?
February 6th, 2010 at 6:32 am
Iya ka nie. . Aku ponakanmu yg di tangerang.
February 7th, 2010 at 8:47 pm
Iya kak. . Selamat ya.
February 14th, 2010 at 3:49 pm
wah? kompleksnya fungsi internet sampai seperti itu. hehe…